KERANGKA ACUAN
PENERBITAN JURNAL “TEXT READING”
1. Latar Belakang
Satu hal yang membuat ilmu pengetahuan berkembang begitu pesat di dunia barat adalah kuatnya tradisi tulisan. Melalui tulisan ilmu menyebar melampaui ruang dan waktu. Dengan kata lain, ilmu menjadi milik publik yang bisa diakses oleh siapa pun dan di mana pun. Ke-publik-an ilmu pengetahuan menjadikannya begitu kaya akan ragam dan semakin terbuka terhadap “kebenaran”. Suka tidak suka, kita harus mengakui barat sebagai gudang ilmu pengetahuan.
Pengakuan akan kelebihan barat di bidang ilmu pengetahuan tidak berarti merendahkan timur. Akal budi adalah anugerah yang dimiliki segenap umat manusia di mana pun ia berada, timur atau pun barat. Konon, justru timur memiliki kearifan-kearifan yang minus di barat. Namun, kearifan tersebut hanya dimiliki dan dikembangkan secara turun temurun oleh suatu komunitas terstentu saja. Karena kadar permenungan antara satu generasi ke generasi lainnya tidak selalu sama, maka tidak jarang kearifan yang maha tinggi tersebut terkubur puing-puing sejarah.
Ekspansi barat ke timur memang sebuah peristiwa sejarah yang banyak menuai kecaman dan penyesalan. Namun terdapat sedikit angin segar di tengah kesengsaraan akibat kolonialisme tersebut; yakni, menularnya tradisi-tulis. Adalah si colonial yang biadab itulah yang memperkenalkan dunia baca-tulis modern. Dengan begitu, kita diberi celah sedikit demi sedikit untuk mengintip sahara ilmu pengetahuan yang telah berkembang cukup lama di barat. Melalui penggemblengan tradisi barat ini pulalah kemudian lahir kesadaran kebangsaan yang ahirnya berhasil melapaskan kita dari penjajahan.
Kehadiran kalangan yang melek-hurup memang besar jasanya bagi pembentukan dan pengembangan negara-bangsa yang di sebut Indonesia. Pengabdian mereka telah berbuah berbagai perbaikan kehidupan bangsa.
Beberapa dekade terahir, kesadaran akan pentingnya pengembangan budaya melek-hurup dan melek-ilmu mulai terasa. Salah satu indikatornya adalah berdirinya beberapa perguruan tinggi. Di balik gedung perguruan tinggi tersebutlah segala asa ditempatkan. Dengan statusnya sebagai laboratorium ilmu, tentu tidak berlebihan untuk berharap akan lahirnya intelektual-intelektual masa depan dari rahim dunia akademika.
Namun, optimisme itu kini mendapat tantangan yang cukup serius. Mahasiswa yang digadang-gadang sebagai intelektual masa depan itu kini menampakan wajah lesu. Budaya massa kini semakin menggerogoti semangat intelektualitas. Kafe sebagai tempat nongkrong cuap-cuap jauh lebih sesak dari ruang perpustakaan. Jumlah mahasiswa yang gandrung menonton konser Peterpen atau Ungu jauh lebih banyak dibanding yang giat di forum diskusi. Selain itu, budaya copy-paste terhadap tulisan-tulisan yang tersaji di internet telah menjadi lumrah untuk mensiasati tugas-tugas perkuliahan.
Ketika fenomena di atas tidak mendapat perhatian yang serius, maka masih pantaskah kita menyebut dunia kampus sebagai indung-telur intelektual? Atas keperihatinan inilah MADINA ILMU merasa bertanggung jawab untuk menyegarkan kembali semangat intelektualitas di kalangan mahasiswa. Selain menyelenggarakan diskusi rutin, MADINA ILMU pun memandang perlu untuk menyediakan wahana untuk mengasah kempuan baca-tulis teks ilmiah. Karenanya, MADINA ILMU mengagendakan untuk menerbitkan sebuah jurnal ilmiah yang akan dinamai “TEXT READING”.
Berbeda dengan jurnal pada umumnya, tulisan-tulisan yang ada di TEXT READING berisi ulasan atas teks atau buku ilmiah tertentu, bersifat book review. Sejauh penelusuran kami, konsep jurnal seperti ini belum pernah ada di Indonesia. Karenanya, kehadiran TEXT READING diharapkan bisa mewarnai jurnal-jurnal ilmiah yang sudah lebih dulu ada.
2. Tujuan
Penerbitan jurnal “Text Reading” ini bertujuan untuk:
a. Mengembangkan budaya intelektualitas di kalangan mahasiswa
b. Merangsang perhatian mahasiswa pada teks-teks ilmiah
c. Mengasah kemampuan baca-tulis teks ilmiah
3. Hasil yang diharapkan
a. Terciptanya iklim ilmiah di lingkungan mahasiswa, khususnya di Universitas Paramadina
b. Terjadinya pertukaran ilmu di kalangan masiswa
c. Berkembangnya kemampuan baca-tulis teks ilmiah
4. Kegiatan dan Alur Kerja
Untuk mencapai tujuan dan hasil yang diharapkan tersebut, kegiatan yang akan dilaksanakan mencakup :
a. Sidang I: Penentuan teks atau buku yang hendak direview, reviewer, dan evaluator
b. Penjajakan teks atau buku dan Penulisan naskah
c. Sidang II: Evaluasi naskah jurnal
d. Editing, lay-outing, dan pencetakan
e. Pemasaran
Alur kegiatan adalah sebagai berikut:
TAHAP KEGIATAN INDIKATOR JANGKA WAKTU
I Sidang redaksi I: penentuan teks atau buku yang akan direview, reviewer dan evaluator Adanya teks atau buku yang hendak direview dan reviewer 1 Minggu
II Penjajakan Teks atau buku dan penulisan naskah Adanya naskah awal 4 Minggu
III Sidang Redaksi II:
Sidang naskah jurnal Adanya laporan sidang naskah 1 Minggu
IV Editing, lay-outing dan pencetakan Terbitnya jurnal 1 Minggu
V Pemasaran Adanya tanda terima jurnal dan evaluasi pembaca 1 Minggu
5. Tata letak dan Rubrikasi Jurnal
Rubrikasi jurnal TEXT READING meliputi:
a. Cover (2 halaman, depan-belakang)
b. Pengantar Redaksi (1 halaman Jurnal)
c. Rubrik Filsafat (4 halaman Jurnal)
d. Rubrik Sosiologi (4 halaman Jurnal)
e. Rubrik Politik (4 halaman Jurnal)
f. Rubrik Sejarah (4 halaman Jurnal)
g. Rubrik Islamic Studies (4 halaman Jurnal)
h. Rubrik Kebudayaan (4 halaman Jurnal)
i. Promo (1 halaman)
6. Target Pembaca
Sasaran pembaca Jurnal TEXT READING kalangan akademisi dari bebrapa perguruan tinggi di seluruh Indonesia dan para aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM).
7. Kontributor Jurnal
Jurnal MADINA ILMU membuka kesempatan kepada siapa pun untuk menjadi kontributor jurnal.
8. Penerbit
Jurnal “Text Reading” diterbitkan oleh MADINA ILMU, organisasi kemahasiswaan yang berpusat di kampus Universitas Paramadina yang bergerak di bidang keilmuan (Susunan Redaksi terlampir).
9. Kebutuhan dan Anggaran
Penerbitan jurnal “Text Reading” melibatkan 1 orang Pimpinan Redaksi, 7 orang Anggota Readaksi, 1 orang Bagian Keuangan, 6 orang reviewer, dan 6 orang evaluator. Penerbitan jurnal “Text Reading” membutuhkan biaya sebesar Rp ,- (Recana Anggaran Biaya terlampir)
10. Penutup
Demikian Kerangka Acuan Penerbitan Jurnal “Text Reading” ini kami buat. Sukses-tidaknya penerbitan jurnal ini hanya akan terlaksana berkat kerja sama dari berbagai pihak. Atas segala partisipasinya kami ucapkan terima kasih.
Jakarta, 17 November 2009
Sekertaris Jendral MADINA ILMU
Tidak ada komentar:
Posting Komentar